freeislamictools
Alat

Pelacak Sholat

Pelacak sholat harian yang sederhana dan privat - ketuk setiap sholat saat selesai, tandai qadha, dan lihat rentetan Anda. Tidak ada yang meninggalkan perangkat Anda.

Melacak sholat Anda

Lima sholat harian adalah rukun Islam dan hal pertama yang akan ditanyakan kepada seseorang pada Hari Kiamat. Nabi, semoga shalawat dan salam atasnya, bersabda: 'Perkara pertama yang akan dihisab dari seorang hamba pada Hari Kiamat adalah sholat. Jika baik, maka baik pula seluruh amalnya' (Sunan at-Tirmidzi 413). Menyimpan catatan sederhana dapat membantu Anda tetap istikamah dan menyadari sholat yang perlu diqadha.

Tepat waktu, dan mengqadha

Mengerjakan setiap sholat pada waktunya adalah yang diwajibkan. Sholat yang terlewat tanpa uzur yang sah harus diqadha sesegera mungkin, sambil memohon ampun kepada Allah. Tandai sholat sebagai sudah sholat saat Anda mengerjakannya tepat waktu, atau diqadha saat Anda mengerjakannya kemudian - keduanya dihitung dalam catatan ini.

Sarana, bukan tujuan

Pelacak ini adalah alat bantu privat yang sepenuhnya disimpan di perangkat Anda - tanpa akun, tanpa berbagi. Tujuannya adalah khusyuk dan istikamah dalam ibadah, bukan angka. Gunakan dengan lembut, sebagai pengingat.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara menandai sholat?

Ketuk sholat untuk berputar antara belum ditandai, sudah sholat (tepat waktu), dan diqadha. Ketuk lagi untuk menghapusnya.

Apa yang dihitung untuk rentetan saya?

Satu hari dihitung lengkap saat kelima sholat ditandai sudah sholat atau diqadha. Rentetan Anda adalah rangkaian hari lengkap berturut-turut; hari ini yang belum selesai tidak memutusnya.

Apakah data saya disimpan atau dibagikan?

Disimpan hanya di peramban Anda, di perangkat ini - tidak pernah dikirim ke mana pun dan tidak dibagikan. Menghapus data peramban akan menghapusnya.

Apa itu Qadha?

Qadha adalah mengganti sholat wajib yang terlewat. Sholat yang terlewat tanpa uzur yang sah harus diqadha sesegera mungkin, dengan taubat.

Panduan ini mengutip Al-Quran dan Sunnah yang sahih dan menunggu tinjauan ulama. Jika Anda menemukan kesalahan, beri tahu kami - koreksi sangat kami hargai.