Dua Id
Islam memiliki dua hari raya. Idulfitri menandai akhir Ramadan, pada 1 Syawal. Iduladha, Id yang lebih besar, jatuh pada 10 Zulhijah saat hari-hari Haji. Keduanya dimulai dengan sholat Id khusus dan merupakan hari syukur, sedekah, dan keluarga. Ketika Nabi, semoga shalawat dan salam atasnya, tiba di Madinah dan mendapati orang merayakan dua hari, beliau bersabda: 'Allah telah menggantinya dengan dua hari yang lebih baik: hari Idulfitri dan hari Iduladha' (Sunan Abi Dawud 1134).
Mengapa tanggalnya bergeser
Karena kalender Islam bersifat lunar, Id bergeser sekitar sebelas hari lebih awal setiap tahun Masehi. Hari tepatnya bergantung pada rukyat hilal, jadi tanggal hitungan di sini bisa berbeda sehari dari pengumuman setempat.
Salam dan sunnah
Salam yang umum adalah 'Id Mubarak' (Id yang diberkahi) dan 'Taqabbalallahu minna wa minkum' (semoga Allah menerima dari kami dan kalian). Sunnah untuk mandi, memakai pakaian terbaik, makan kurma dalam jumlah ganjil sebelum sholat Idulfitri, dan menempuh jalan berbeda ke dan dari tempat sholat.